Rabu, 15 Juni 2011

MENGAPA WANITA TIDAK PUNYA JAKUN ?

Jakun hanyalah tonjolan di tenggorokan manusia yang terbuat dari tulang rawan. Area ini disebut tulang rawan tiroid karena berlokasi tepat di atas kelenjar tiroid. Secara teknis, kita juga menyebutnya prominentia laryngea, tetapi istilah jakun lebih umum. Jakun bukan Cuma milik pria. Baik pria maupun wanita memiliki tulang rawan tiroid, artinya memiliki jakun. Ukuran mereka kurang lebih sama sampai masa remaja ketika peningkatan hormon testosterone menyebabkannya tumbuh lebih menonjol pada pria.


Jakun hanyalah tonjolan di tenggorokan manusia yang terbuat dari tulang rawan. Area ini disebut tulang rawan tiroid karena berlokasi tepat di atas kelenjar tiroid. Secara teknis, kita juga menyebutnya prominentia laryngea, tetapi istilah jakun lebih umum. Jakun bukan Cuma milik pria. Baik pria maupun wanita memiliki tulang rawan tiroid, artinya memiliki jakun. Ukuran mereka kurang lebih sama sampai masa remaja ketika peningkatan hormon testosterone menyebabkannya tumbuh lebih menonjol pada pria.

Ada juga wanita yang jakunnya lebih besar daripada yang diinginkannya. Tetapi jangan takut, bedah plastik modern nyaris dapat memperbaiki segalanya. Yang diperlukan hanyalah pencukuran trachea untuk mengurangi ukuran jakun. Meskipun kedengarannya bisa dilakukan di tukang cukur, tetapi bedah ini sebenarnya memerlukan sayatan kecil di tenggorok dan pemotongan beberapa jaringan tulang rawan yang menonjol. Tidak mengejutkan bahwa bedah ini adalah salah satu bedah plastik paling umum orang-orang trans-seksual dari pria ke wanita.

Jadi darimana asal nama jakun, atau yang dalam bahasa inggrisnya disebut Adam’s apple alias apelnya Adam? Kebanyakan orang berkata istilah ini berasal dari anggapan bahwa tonjolan ini adalah apel yang tersangkut di tenggorokan Adam ketika ia memakan buah terlarang di Taman Firdaus. Teori ini bermasalah karena menurut cendikiawan yahudi buah terlarang itu adalah delima. Jadi silahkan pilih sendiri, apelnya adam atau delimanya adam. Yang jelas Hawa mengunyahnya terlebih dahulu sebelum menelan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar